Rabu, 16 November 2016

Cara Install Windows 7 pada Laptop atau Komputer yang menggunakan UEFI BIOS (Disk GPT)


Kali ini saya akan berbagi tips yang sangat simple namun sangat bermanfaat. Jadi ceritanya begini, teman saya minta tolong menginstall Laptopnya, alasannya lelet, bervirus dan lain2. Eh, tahunya pas aku instal sampai pada pembagian partisi, awalnya masih bisa, tapi pas kita mau NEXT untuk melanjutkan penginstalan gak bisa. Yang muncul begini.


Saya bingung tujuh keliling, karna Sudah terlanjur di format, dan saya kali pertama install laptop yang disknya bertipe GPT. Jadi sekarang ini, disk ada 2 tipe yaitu GPT dan MBR.

PERBADAAN DISK GPT DAN MBR

GPT (GUID Partition Table). Pada tipe hardisk GPT, layout tabel partisi didefinisikan menggunakan Global Unique Identifier. Hadirnya GPT diharapkan dapat menutupi kekurangan dari MBR, sehingga GPT pun mempunyai banyak kelebihan jika dibandingkan dengan MBR, antara lain:

  • Mendukung media penyimpanan atau hardisk hingga 9 ZB (Zettabyte). Zettabyte merupakan 3 tingkat diatas Terabyte (TB). Diatas TB ada Petabyte (PB)Exabyte (EB), Zettabyte (ZB), danYottabyte (YB).
  • Dapat mendukung hingga 128 Primary Partition.
  • Informasi file system dan lokasi sistem operasi disimpan lebih dari satu lokasi, sehingga jika yang utama rusak, sistem masih bisa berjalan normal menggunakan backup yang lainnya.


Sedangkan MBR adalah singkatan dari Master Boot Record. Dalam sistem partisi MBR, semua informasi yang terdapat dalam disk dipegang dibawah kendali oleh MBR.

Salah satu fungsi yang paling dapat dirasakan oleh MBR yaitu pada saat sistem operasi sedang dalam proses Booting, selama proses booting MBR akan mencari lokasi dimana terdapat boot sector. Yang mana boot sector berisi file-file dan informasi yang dibutuhkan sistem sehingga dapat mencapai startup dan sampi ke desktop.

Tipe partisi MBR memiliki kekurangan antara lain:
  • Hanya dapat mendukung untuk pembuatan maksimal 4 Primary Partition saja.
  • JIka ingin membuat partisi lebih, 1 primary partition harus dikorbankan menjadi extended partition sehingga dibawahnya bisa dibuat beberapa logical partition.
  • Informasi mengenai lokasi file system dan partisi sistem operasi hanya tersimpan pada sektor pertama pada hardisk tersebut, sehingga apabila hilang atau corrup maka sistem operasi akan mengalami kerusakan.

Secara ringkasnya, perbedaan antara MBR dan GPT dapat disimpulkan menjadi beberapa poin dibawah ini:
  • MBR hanya mendukung kapasitas penyimpanan hingga 2 TB saja, sedangkan GPT mampu mendukung hingga 9 ZB.
  • MBR hanya dapat dibuat menjadi 4 primary partition, sedangkan pada GPT mampu dibagi menjadi 128 primary partition.
  • Pada MBR, informasi mengenai lokasi file system dan lokasi sistem operasi hanya disimpan pada sektor pertama pada hardisk tersebut, sedangkan pada GPT dilakukan penyimpanan beberapa kali sebagai cadangan jika informasi utama mengalami kerusakan atau corrupted.
Langkah Awal dalam penginstallannya :

  • Siapkan ISO Windows 7 (versi apa saja)
  • Siapkan Flashdisk (minimal 4 GB)
  • Download Aplikasinya, disini RUFUS_V 1.4.1 .Setelah mendownload Rufusnya Extra dulu, lalu buka Filenya.
  • Jika Komputer kamu belum disetting biosnya ke [UEFI], maka ubah dulu. Karna jika tidak, maka pasti hasilnya akan seperti ini

  • Pilih option GPT Partition Scheme For UEFI Computer dan load ISO Windows 7




  • Tunggu sehingga proses setup usb installer Windows 7 siap
  • Kemudian Disable UEFI pada bios.
  • Barulah Install laptop seperti biasa,.. Atur USB/Flashdisk anda di urutan pertama, save dan lanjutnya penginstalannya...

  • Selesai.
Selamat mencoba, :) :D











































Senin, 14 November 2016

Tuturial Burning File atau Dokument kedalam CD/DVD menggunakan Aplikasi NERO.


Kali ini saya akan membagikan tutorial tentang bagaimana cara membakar/memburning file, Video Software kedalam CD/DVD menggunakan NERO. Caranya sangat mudah. Simaklah tutorial di bawah ini.

Langkah langkah :

  • Install dulu NERO 8 download di SINITeman2 boleh memakai nero versi terbaru. Tapi disini saya memakai Nero versi 8.
  • Setelah Install, buka Nero 8 yang sudah terinstall tadi, masuk ke Rip and Burn


  • Selanjutnya masuk klik Burn Data disk

  • Teman2 boleh pilih mau memburning file ke CD atau DVD. Prosesnya sama, saya akan pilih burning Data DVD.

  • Selanjutnya, setelah terbuka, maka teman2 pilih ADD. Note : karna kita memilih burning file DVD berarti ukuran File, Video, atau software yang boleh kita masukan hanya 4.7 GB (4700MB).

  • Sekarang teman2 akan masuk ke Windows Explorer untuk memasukkan file dan dll. Teman2 boleh masukan file apa saja. Setelah itu klik Next.

  • Selanjutnya, masukkan DVD kosong kedalam DVD Room Laptop atau Komputermu.

  • Lanjut Klik Burn, Selesai.

Mudah-mudahan tutorial ini berguna.
Selamat mencoba... J !!.



Download Soffware






Cara Agar Flashdisk Tidak Terkena Virus | TIPS & TRIK

Cara Agar Flashdisk Tidak Terkena Virus.
Mencegah flashdisk atau komputer dari virus adalah harapan kita semua yang sering berkecimpung di dunia komputer. Dan biasanya kita yang aktif di sering copy file disana sini dan pada akhirnya flahdisk atau Data Traveler yang kita gunakan terkena virus.

Lalu bagaimana cara 
mencegah agar flashdisk tidak terkena virus dan aman dari virus? berikut ini saya membagi sedikit pengalaman yang saya tuliskan pada artikel yang berjudul Cara Agar Flashdisk Tidak Terkena Virus.

Berikut ini adaah 
Tips Trik Cara Agar Flashdisk Bebas dari Virus

Biasanya setiap flashdisk yang kita gunakan ada folder RECYCLER yang kadang di dalamnya mengandung ratusan bahkan ribuan virus, biasanya virus dalam folder RECYCLER itu mudah sekali menyebar pada komputer/laptop, apalagi Autoplay pada komputer tersebut menyala.

 Langkah :
  • Hapus folder RECYCLER tadi dengan menggunakan CMD. klik start > run > ketikkan cmd > enter (atau langsung shorcut Keyboard Windows +R ketik CMD lalu Enter).
  • Masuk pada drive flashdisk yang ada folder RECYCLER dari CMD. contoh ketikkan w:  Kalau punya anda mungkin flashdisknya berada di E,F,G,H tergantung kondisi pada komputer. lalu tekan enter.
  • Ketikkan dir/ah atau dir/adh untuk mengetahui apa-apa saja yang tersembunyi di dalam flashdisk kita. Klik untuk Kumpulan Tips Trik Mengatasi Virus.


  • lalu kita ketikkan attrib –h –r –s $RECYCLE.BIN  untuk menghilangkan attribute hidden, read-only, dan system pada folder RECYCLER yang berada di flashdisk.
  • lalu hapus folder RECYCLER dengan cara ketikkan rd/s RECYCLER lalu tekan enter. seperti gambar di bawah ini.

  • Setelah folder berhasil di hapus maka disini kita akan membuat “file” dengan tujuan folder RECYCLER tadi tidak bisa mereplace file yang kita buat.
  • Ketikkan copy con RECYCLER.Lalu tekan tombol CTRL+Z lalu enter.

  • Tambahkan juga attribute pada file yang telah dibuat dengan cara ketikkan attrib +h +r +s RECYCLER lalu enter. Teknik ini bertujuan agar folder RECYCLER yang biasanya terdapat ribuan virus tidak bisa menimpa file RECYCLER yang dibuat oleh kita.karena kita telah mengatur attribute terhadap file tersebut.
  • Langkah selanjutnya adalah menghapus folder Autorun.inf yang biasanya terdeteksi sebagai virus karena dalam folder tersebut biasanya tersisipi virus virus yang bekerja secara autorun. 


  • Untuk menghapusnya caranya seperti cara di atas hanya saja tulisan RECYCLER diganti dengan Autorun.inf. setelah membuat file Autorun.inf jangan lupa untuk member attribute terhadap file. 
  • Selesai. Selamat mencoba.. J